Manfaat Susu Entrasol untuk Asam Urat

19.57
Manfaat Susu Entrasol untuk Asam Urat

Jeroan hewan yang banyak dikonsumsi adalah musuh terbesar bagi para penderita asam urat. Hal ini disebabkan karena jeroan memiliki kandungan purin yang cukup tinggi. Padahal adanya asam urat karena adanya jumlah purin yang tinggi.

Selain jeroan, para penderita asam urat juga harus menghindari yang namanya susu, karena disebut-sebut susu bisa menyebabkan asam urat kambuh. Lain halnya dengan manfaat susu entrasol untuk asam urat.

Baca juga: Manfaat Sirsak Untuk Asam Urat

Pasalnya susu sendiri dibagi kedalam dua jenis, dan satu sama lain sama-sama mengandung purin didalamnya. Hanya saja kadarnya sangatlah berbeda sehingga ada yang baik dan ada yang tidak disarankan bagi penderita asam urat.

Pertama adalah susu yang mengandung protein yang mana susu ini biasanya berasal dari hewan. Susu jenis protein hewani ini memang mengandung purin akan tetapi kadarnya tergolong rendah. Sedangkan susu yang kedua adalah susu kedelai yang memiliki kandungan purin dengan jumlah sedang.

Selain mengandung purin dengan kadar yang berbeda, susu juga mengandung banyak mineral lain yang bermanfaat dan dibutuhkan oleh tubuh. Mulai dari kalsium, omega 3, omega 6 dan juga antioksidan. Lalu apakah dengan mengkonsumsi susu kedelai bisa membuat kadar asam urat menjadi tinggi?

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 1991 di The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa kadar asam urat yang ada dalam darah bisa turun dalam waktu 3 jam. Kejadian ini bisa terjadi setelah 3 jam sebelumnya meminum susu yang mengandung protein hewani.

Sedangkan efek bagi yang 3 jam sebelumnya mengkonsumsi protein kedelai justru menunjukkan hasil yang mengejutkan. Pasalnya kadar asam urat dalam darah justru mengalami peningkatan setelah 3 jam sebelumnya meminum susu kedelai.

Berdasarkan penelitian tersebut, tentunya Anda sudah bisa menyimpulkan bahwa manfaat susu entrasol untuk asam urat benar adanya. Sebab susu ini juga mengandung protein hewani dan bukan susu kedelai.

Pada intinya Anda masih boleh mengkonsumsi susu asalkan masih dalam dosis yang wajar. Apabila perlu dikonsultasikan keputusan Anda kepada dokter agar bisa mendapatkan petunjuk yang tepat sesuai kondisi tubuh Anda saat ini. 

0 komentar